• Jalan Tentara Pelajar No.10
  • (0251) 200 0199/ WA : 085183071943
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Newsletter
    • Infografis
    • Pedum/ Juknis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
58 dilihat       07 Agustus 2026

Petani Bulukumba Antusias Dalami PM-AAS, BRMP Sistem Dorong Pertanian Modern Berkelanjutan

Bulukumba, 7 Agustus 2026 – Antusiasme petani dan penyuluh terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) dan Produksi Benih Sumber Padi dalam Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan yang digelar Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) di Kabupaten Bulukumba, Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku pertanian untuk mengenal penerapan teknologi pertanian modern sekaligus mendiskusikan peluang dan tantangan penerapannya sesuai kondisi di lapangan.

Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri atas Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Bulukumba, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Bulukumba, ketua kelompok tani se-Kabupaten Bulukumba, serta penangkar benih dari Desa Lonrong.

Kegiatan dihadiri Kepala BRMP Sistem Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba Ir. Andi Trismiati, S.P., M.AP., Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Bulukumba Muh. Nurjasman P., S.P., M.P., serta Sekretaris Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe. Turut hadir Dr. Ir. Nandang Sunandar, M.P. dan Dr. Drs. Jevky Hendra, M.Si. sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba sekaligus membuka kegiatan. Selanjutnya, Kepala BRMP Sistem memberikan arahan mengenai pentingnya penguatan pertanian modern dan sistem perbenihan dalam mendukung peningkatan produktivitas serta keberlanjutan produksi pangan.

Dalam arahannya, Muhammad Thamrin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, penyuluh, petani, penangkar benih, dan pemangku kepentingan lainnya dalam penerapan inovasi pertanian.

Menurutnya, teknologi pertanian perlu diperkenalkan secara langsung kepada pengguna agar dapat dipahami dan diterapkan sesuai kondisi lahan serta kebutuhan petani. Pendekatan tersebut juga memungkinkan adanya umpan balik dari pengguna untuk mendukung pengembangan dan penyempurnaan penerapan teknologi di lapangan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke lokasi demplot PM-AAS di Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe. Melalui kunjungan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung penerapan PM-AAS sekaligus memperoleh gambaran mengenai pendekatan teknologi yang diterapkan pada kondisi lahan setempat.

Di lokasi demplot, peserta berdiskusi bersama tim BRMP Sistem mengenai berbagai aspek penerapan PM-AAS, mulai dari kondisi lahan, teknologi yang digunakan, peningkatan produktivitas, hingga peluang pengembangannya di wilayah lain.

Kunjungan lapang memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual. Peserta tidak hanya memperoleh informasi melalui penyampaian materi, tetapi juga dapat mengamati langsung penerapan teknologi dan menghubungkannya dengan kondisi serta pengalaman usaha tani di wilayah masing-masing.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Ir. Nandang Sunandar, M.P. dan Dr. Drs. Jevky Hendra, M.Si. Materi yang disampaikan memperkuat pemahaman peserta mengenai penerapan pertanian modern serta produksi benih sumber padi sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem produksi pangan.

Penguatan produksi benih sumber menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Ketersediaan benih berkualitas merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas padi. Karena itu, keberadaan penangkar benih di tingkat lokal perlu diperkuat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta penerapan teknologi perbenihan yang sesuai standar.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan peserta. Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga kondisi dan kebutuhan yang dihadapi petani serta penyuluh dalam penerapan teknologi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, BRMP Sistem mendorong pemahaman bahwa PM-AAS bukan sekadar penerapan teknologi, tetapi merupakan pendekatan pertanian yang mengintegrasikan teknologi dan pengelolaan usaha tani dengan mempertimbangkan kondisi agroekosistem serta kebutuhan petani.

Demplot PM-AAS di Desa Lonrong menjadi salah satu sarana pembelajaran lapang yang mempertemukan pengembang teknologi dengan pengguna. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman sekaligus membuka peluang penerapan dan pengembangan teknologi sesuai karakteristik wilayah.

Keterlibatan penyuluh, kelompok tani, dan penangkar benih juga menjadi bagian penting dalam memperluas penyebarluasan inovasi pertanian. Penyuluh dapat berperan dalam mendampingi penerapan teknologi, kelompok tani sebagai pengguna dan pengembang usaha tani, sementara penangkar benih berperan dalam mendukung ketersediaan benih berkualitas di tingkat lokal.

BRMP Sistem bersama pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dalam memperkuat penerapan pertanian modern di Kabupaten Bulukumba. Melalui penerapan PM-AAS yang didukung sistem perbenihan yang kuat, upaya peningkatan produktivitas dan keberlanjutan produksi padi diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan serta swasembada pangan berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP Penerapan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    ICARE Perkuat Kapasitas Petani melalui Bimtek Koperasi dan Manajemen Alsintan di Tulang Bawang Barat
    04 Sep 2026 - By BRMP Penerapan
  • Thumb
    BBPSMP Dampingi Koperasi Tani Tujuh Sembilan Enrekeng Susun Proposal Matching Grant Program ICARE
    03 Sep 2026 - By BRMP Penerapan
  • Thumb
    Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, KMP BRMP Sistem Gelar Pelatihan APH
    03 Sep 2026 - By BRMP Penerapan
  • Thumb
    Mentan Amran: PM-AAS Gandakan Hasil Panen, Pendapatan Petani Ikut Naik
    02 Sep 2026 - By BRMP Penerapan
  • Thumb
    Perkuat KMP, BRMP Sistem Dorong Teknologi Pertanian Sesuai Kebutuhan Petani di Soppeng
    28 Agu 2026 - By BRMP Penerapan

tags

BRMP BRMP Sistem Bulukumba PM-AAS Pertanian Modern Sulawesi Selatan

Kontak

(0251) 200 0199/ WA : 085183071943
-
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No.10, RT.01/RW.07, Ciwaringin,
Kecamatan Bogor Tengah, 
Kota Bogor, Jawa Barat 16124


Website : https://sistem.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian. All Right Reserved